Chinese Valentine Day

Pada tanggal 7 bulan 7 penanggalan Imlek, masyarakat Cina merayakan hari kasih sayang atau dikenal dengan sebutan QIXI FESTIVAL. Pada tahun 2010 ini, hari Chinese Valentine Day jatuh pada tanggal 16 Agustus 2010. Berbeda dengan tradisi Barat yang memberikan bunga dan coklat, pada perayaan hari kasih sayang cina ini, muda-mudi mempersembahkan buah, teh, dan bedak rias di halaman rumah sambil berdoa kepada Zhi Niu dan Niu Lang agar diberikan karunia cinta yang kekal abadi seperti kisah Zhi Niu dan Niu Lang.

chinese_valentine_1

Seperti tradisi Cina lainnya, setiap festival selalu ada cerita menarik dibaliknya. Berikut ini cerita asal usul tradisi Chinese Valentine Day.

ASAL USUL PERAYAAN QIXI FESTIVAL

Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang pemuda penggembala kerbau yang bernama Zhi Niu. Awalnya Zhi Niu bukan seorang penggembala kerbau, tapi anak bungsu dari sebuah keluarga kaya.

Pada suatu ketika, kedua orang tua Zhi Niu meninggal, dan mewariskan sejumlah harta benda untuk anaknya. Namun saat itu Zhi Niu masih kecil, dan tidak tau menahu soal warisan. Maka warisan keluarga dikelola oleh abangnya. Zhi Niu tinggal bersama abang dan kakak iparnya. Karena dianggap sebagai anak yang  menumpang, maka Zhi Niu diharuskan untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, mulai dari menyapu, mengepel, cuci baju, dan memasak.

Beberapa tahun pun berlalu dan Zhi Niu tumbuh menjadi pemuda dewasa yang elok parasnya. Dia menuntut hak warisan kepada abangnya. Dan kemudian abangnya memberikan Zhi Niu sebidang tanah di sawah dan seekor kerbau untuk membajak tanah. Maka Zhi Niu keluar dari rumah keluarganya dan tinggal seorang diri di kampung bersama kerbaunya untuk menggarap tanah.

Pagi sampai siang, Zhi Niu mengolah tanahnya bersama si Kerbau. Sorenya dia memandikan kerbau kemudian bersantai dibawah pohon sambil memainkan seruling. Demikianlah Zhi Niu menghabiskan hari-harinya.

Karena kehidupan kampung yang sepi, Zhi Niu lebih sering berbicara sendiri kepada kerbaunya dan kerbaunya selalu menjadi seorang pendengar yang baik. Tapi suatu ketika, Zhi Niu terkejut setengah mati, karena tiba-tiba kerbaunya berbalas bicara kepadanya.

“Zhi Niu…Zhi Niu. Kamu seorang pemuda yang baik dan rupawan. Sudah saatnya bagimu untuk mencari pasangan hidup dan berkeluarga.”, kata kerbau itu.

Kerbau itu kemudian menceritakan bahwa dirinya dulu adalah seorang Dewa di Langit. Namun suatu ketika dia berbuat kesalahan besar dan dihukum oleh Kaisar Langit untuk menjalani kehidupan di bumi sebagai kerbau.

“Sekarang ini, pergilah ke sebuah sungai di balik gunung. Di sana kamu akan menemukan pasangan hidupmu”

Maka Zhi Niu mengikuti saran si Kerbau Ajaib dan bergegas menuju sungai di balik gunung. Sesampai di sana ternyata yang dikatakan oleh Kerbau Ajaib itu benar. Ada 7 gadis muda sedang mandi sambil bermain air. Zhi Niu sebagai pemuda kampung yang lugu terpesona oleh kecantikan mereka.

Tiba-tiba, timbul satu ide nakal di benaknya. Zhi Niu mengendap-ngendap mendekati para gadis itu dan dia mengambil salah satu pakaian mereka.

Beberapa saat kemudian, para gadis itu selesai mandi dan mereka mengenakan pakaian mereka lalu satu persatu terbang kembali ke langit. Zhi Niu terkejut, ternyata mereka adalah para Bidadari dari Langit. Tapi ada satu gadis yang sudah selesai pakaian tapi tampak kebingungan. Dia berteriak kepada teman-temannya tapi semuanya sudah kembali ke langit. Gadis itupun menangis.

Zhi Niu merasa bersalah, dan dia menghampiri gadis itu. Dan kemudian gadis itu melihat selendangnya ada di tangan Zhi Niu. Dan mereka pun beradu mulut.

Gadis itu bernama Niu Lang, putri ke-7 dari Kaisar Langit. Dia adalah seorang penenun awan dan pelangi untuk menghiasi langit. Kaisar sangat menyukai keahlian putri yang satu ini.

Selendang itu ternyata sebuah aksesories supaya para bidadari bisa terbang ke langit. Zhi Niu hendak mengembalikan selendang itu dengan syarat Niu Lang harus menjadi istrinya. Dan tentu saja Niu Lang menolak.

Karena mendapati Niu Lang tidak mau menuruti keinginannya, Zhi Niu kembali ke rumahnya. Sementara gadis itu tinggal di hutan. Keesokan harinya Zhi Niu kembali menemui gadis itu dan membawakannya makanan, kemudian memintanya untuk menjadi istrinya. Tetap ditolak.

Dan setelah tarik ulur selama beberapa hari, akhirnya Niu Lang takluk kepada keseriusan Zhi Niu. Lagipula Zhi Niu adalah seorang pemuda yang baik dan berparas rupawan. Dan mereka pun segera menikah.

Tidak terasa waktu sudah berlalu 7 tahun, tapi di Langit waktu hanya berjalan beberapa hari. Zhi Niu dan Niu Lang menghabiskan waktu yang damai dan bahagia sebagai keluarga kecil yang sederhana. Mereka mempunyai dua anak. Sementara itu di Langit, Kaisar gusar karena baru sadar kehilangan Niu Lang. Tanpa Niu Lang tidak ada yang memintal awan dan pelangi, sehingga langit terlihat suram.

chinese_valentine_2

Kaisar memerintahkan semua penghuni Langit untuk mencari putrinya ini. Dan akhirnya Niu Lang ditemukan dan dibawa kembali ke Langit oleh Ibu Suri. Beruntung saat itu Zhi Niu tidak berada di rumah, atau dia bisa menerima hukuman berat karena melarikan putri Kaisar Langit.

Setelah sampai di rumah, Zhi Niu terkejut dan sedih. Dia mendapati kedua anaknya menangisi ibunya yang dibawa pergi oleh penghuni dari Langit. Maka dia segera menemui Kerbau Ajaib dan meminta saran.

“Gunakan selendang yang ditinggalkan istrimu, dan segera lah kejar dia ke Langit”

Maka Zhi Niu mengambil selendang itu dan segera menyusul ke langit bersama kedua anaknya yang dibawa dengan anyaman bambu. Zhi Niu berhasil menemui Niu Lang, namun dihalang oleh Ibu Suri dan para pengawalnya. Dengan kesaktian Nya, Ibu Suri melemparkan sisirnya diantara Zhi Niu dan Niu Lang, dan kemudian langit terpisahkan oleh sebuah aliran sungai yang berwarna keperakan.

Niu Lang terpaksa kembali menjadi gadis penenun awan. Sedangkan Zhi Niu dan anaknya menjadi penggembala ternak di Langit. Setiap harinya mereka berusaha betemu di tepi sungai hanya untuk bertatap muka, namun tidak bisa bersatu.

Ibu Suri tidak tega melihat cinta mereka yang begitu mendalam dan setia. Dia lalu membuatkan sebuah jembatan yang hanya muncul sehari dalam setahun di atas sungai perak tersebut. Sehingga suami-istri itu bisa berkumpul bersama untuk sejenak.

chinese_valentine_3

Dari Bumi, Zhi Niu terlihat sebagai Bintang Gembala (Altair) dan Niu Lang terlihat sebagai Bintang Penenun (Vega). Sedangkan sungai perak yang memisahkan mereka adalah gugusan bintang Bima Sakti. Setiap tanggal 7 bulan 7 penanggalan Imlek, kedua bintang ini akan terlihat SANGAT TERANG, dari dataran tinggi belahan bumi sebelah utara.

Konon katanya, JIKA PADA MALAM VALENTINE DAY TURUN HUJAN, itu adalah air mata kebahagiaan dari Niu Lang dan Zhi Niu yang bisa bertemu setahun sekali. Dan merupakan suatu pertanda yang baik.

PESAN MORAL

Cerita diatas mengusung tradisi Cina, bahwa cinta yang sejati harus saling setia seumur hidup, apapun halangan dan tantangan yang akan dihadapi bersama.

Categories: Chinese Valentine | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: