FUHRER ADOLF HITLER

ADOLF HITLER MENJADI FUHRER

 

Malam Pisau Panjang merupakan peristiwa yang mengakhiri semua ancaman dalam negeri bagi Hitler. Setelah pasukan yang berseragam coklat itu dibubarkan, pihak militer dan para bankir memberikan dukungan sepenuhnya kepada Hitler. Bahkan Presiden Hindenburg sendiri mengirimkan telegram ucapan selamat atas tindakan Hitler tersebut.

 

Yang harus dilakukan sekarang adalah menjelaskan kepada masyarakat Jerman dan kepada pers tentang peristiwa berdarah yang menghebohkan itu. Dan pada tanggal 13 Juli, Hitler menghadiri sidang Reichstag dan menjelaskan peristiwa yang disebut Nazi sebagai “Malam Pisau Panjang”. Dalam pidatonya selama 2 jam penuh, Hitler memaparkan semua informasi tentang rencana kudeta yang akan dilakukan oleh Pasukan SA, dan karena Hitler merupakan salah satu pendiri dari SA, maka dia menyatakan BERTANGGUNG JAWAB sepenuhnya. Namun di satu sisi, Hitler juga seorang Kanselir yang bertanggung jawab atas masa depan rakyat Jerman, maka tindakan berdarah itu merupakan langkah yang harus ditempuhnya.

 

Pidato ini sebenarnya juga sebagai peringatan bagi semua pihak yang ingin melakukan kudeta terhadap Hitler, maka mereka akan bernasib sama seperti SA. Dengan demikian, berakhir juga ancaman dari lawan-lawan politiknya. Namun, masih ada satu orang yang menghalangi Hitler menjadi penguasa absolut bagi Jerman. Yaitu Presiden Hindenburg yang sudah berusia 87 tahun dan mulai sakit-sakitan.

 

Aksi penumpasan SA ini berada di timing yang tepat. Sekarang Jerman membutuhkan pengganti Hindenburg yang sudah tua dan sakit-sakitan. Hitler tentu saja menginginkan posisi Hindenburg, tapi bukan sebagai presiden melainkan sebagai seorang FUHRER (pemimpin absolut).

 

Dan bagi posisi Hitler sekarang, sebenarnya dia sudah biasa dipanggil Fuhrer oleh anggota Partai Nazi dan juga sebagian rakyat Jerman. Namun jabatannya secara resmi hanya Kanselir. Sementara itu banyak kaum bangsawan yang masih mengharapkan kembalinya Jerman menjadi negara monarki, dan berakhirnya kepresidenan Hindenburg merupakan saat yang tepat untuk menempatkan seseorang yang membela hak kaum bangsawan, misalnya Franz von Papen.

 

Papen pernah diam-diam membujuk Hindenburg agar menuliskan di surat wasiatnya bahwa sepeninggalannya maka Jerman akan dikembalikan ke negara monarki. Pada awalnya Hindenburg setuju, namun kemudian dia menolak untuk menuliskan di surat wasiat. Sebagai gantinya Hindenburg menuliskan surat pribadi kepada Hitler agar sepeninggalannya Hitler mengembalikan Jerman ke negara monarki. Dan tentu saja isi surat ini menjadi bahan tertawaan Nazi, sebab sekarang Hitler sudah bisa dikatakan seorang Kaisar bagi Jerman itu sendiri. Anggota Legislatif di Reichstag adalah orang-orang Nazi, Angkatan Bersenjata mendukung kepemimpinan Hitler, kaum bankir dan industrialis juga memberikan dukungan kepada Hitler. Tidak ada alasan untuk kembali menjadi negara monarki.

 

Dan akhirnya pada tanggal 2 Agustus 1934, Paul von Hindenburg akhirnya dipanggil Yang Kuasa. Maka dalam beberapa jam kemudian Reichstag melakukan sidang darurat yang isinya tugas dan tanggung jawab kepresidenan dilimpahkan kepada Adolf Hitler. Kebijakan ini sebenarnya bertentangan dengan hukum demokrasi yang mengatur tentang lembaga kepresidenan di Jerman. Namun secara demokrasi dan musyawarah mufakat tidak ada yang menentang, maka kebijakan ini langsung berlaku.

 

Salah satu tanggung jawab penting dari lembaga kepresidenan adalah Presiden merupakan pimpinan tertinggi dari Kepolisian dan Angkatan Bersenjata Negara.

 

Setelah mendapatkan pengakuan dari Reichstag, Hitler juga ingin mendapatkan pengakuan dari seluruh rakyat Jerman atas kepemimpinannya. Maka diaturlah jajak pendapat yang akan mengumpulkan suara dari seluruh Jerman, gunanya untuk memberikan rakyat Jerman mengungkapkan penerimaan mereka terhadap kewenangan Hitler sebagai FUHRER.

 

Pada tanggal 19 Agustus, pemungutan suara dilakukan dan secara mengejutkan 95% pemilih mengatakan YA dan setuju dengan kewenangan Hitler sebagai Fuhrer. Dengan demikian Adolf Hitler sudah memperoleh kekuasaan absolut atas Jerman. Dan Nazi mengundang seorang director perfilman Jerman, Leni Riefenstahl, yang secara khusus memfilmkan masa kejayaan Hitler sebagai seorang Fuhrer. Film tersebut diberi judul “TRIUMP OF WILL”.

 

Film ini diambil dengan sudut kamera yang menggambarkan keagungan Hitler dan Partai Nazi. Film ini menjadi propaganda paling dasyat dalam sejarah di Jerman, menghipnotis semua elemen masyarakat Jerman, dan kelak mengantarkan Jerman ke ajang penaklukan Eropa dan Perang Dunia II.

 

 

EPILOG

 

Adolf Hitler dikenal dalam sejarah sebagai tokoh paling biadab dan paling jahanam. Dibawah rezim Hitler diperkirakan sekitar 9 juta jiwa yang dibunuh, dan 90% nya adalah Yahudi. Tapi entah kenapa dunia terlalu MEMBESARKAN hal ini, padahal ada tokoh lain yang menimbulkan tragedi kemanusiaan yang jauh lebih kejam daripada Hitler dan jarang sekali diliput oleh media. Misalnya saja Joseph Stallin, korbannya sekitar 25 juta jiwa, atau Mao Ze Dong, korbannya sekitar 15 juta jiwa.

 

Sebagai pengamat sejarah, saya mencoba untuk bersikap netral. Selain kekejaman Hitler terhadap kaum Yahudi dan tahanan perang, Hitler juga memiliki beberapa prestasi yang luar biasa.

 

1. Penurunan Tingkat Pengangguran di Jerman

Setelah terjadi krisis ekonomi global pada tahun 1929, tingkat pengangguran di Jerman sekitar 30 persen. Kondisi ekonomi dan politik menjadi kacau. Dan ketika rezim Nazi berkuasa, politik menjadi stabil dan ekonomi pulih. Bahkan sektor industri Jerman menjadi yang paling unggul di dunia pada waktu itu. Berkembangnya sektor industri otomatis menyerap banyak tenaga kerja, dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan demikian sektor ekonomi bisa maju. Dan memang inilah alasan rakyat Jerman memilih Hitler sebagai Fuhrer bagi mereka.

 

2. Penemuan-penemuan Baru di Dunia Kedokteran

Ketika PD II, banyak tahanan perang yang menjadi bahan percobaan kimia dan kedokteran. Dan karena itu teknologi kimia dan kedokteran di Jerman adalah no.1 di dunia.

 

3. Sistem Jalan Tol (autobahn)

Pada mulanya proyek jalan tol merupakan proyek dinas pekerjaan umum yang sudah dirancang ketika era Republik Weimar. Namun dibawah rezim Hitler, proyek ini baru mulai dilaksanakan. Sebab Hitler memiliki janji untuk mengurangi pengangguran, dan pekerjaan umum merupakan proyek yang banyak menyerap tenaga kerja. Dan berkat sistem jalan tol ini, distribusi barang ke seluruh Jerman menjadi lancar, dan kemudian sistem ini dipakai di seluruh dunia.

 

4. Mobil Rakyat (volks wagen) dengan Harga Terjangkau

Ide awal Hitler adalah menyediakan mobil dengan harga terjangkau bagi masyarakat kelas menengah di Jerman. Sebab saat itu mobil di Jerman hanya bisa dimiliki oleh orang berduit, dan sejak dulu mobil Jerman memang sudah dikenal mahal. Misalnya saja merk Mercedez Benz, BMW, dan Opel.

 

5. Teknologi Militer

Hitler yang punya ambisi untuk menguasai Eropa tentu harus memiliki peralatan perang yang memadai. Saat Perang Dunia II, pesawat tempur, kapal selam, dan tank Jerman merupakan yang terbaik. Tapi Kapal Perang Jerman kalah setingkat dibandingkan Inggris.

 

6. Pemberantasan Korupsi

Sebelum Hitler berkuasa, pemerintahan Jerman banyak dikendalikan oleh kaum bangsawan. Dan mereka hanya sibuk memikirkan hak kebangsawanan mereka daripada nasib rakyat Jerman, sebab mereka merasa kedudukan kaum bangsawan diatas rakyat biasa. Ketika Hitler berkuasa, oran-orang pemerintahan semua digantikan oleh orang yang setia kepada Nazi. Dan dibawah pengawasan ketat Gestapo, tidak ada pejabat yang berani mengunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, semua demi Nazi. Bahkan Hitler sendiri tidak memiliki banyak kekayaan pribadi. Kekayaan dia hanya 1 mobil mercedez benz, 2 unit apartemen, 1 buah villa, dan sejumlah koleksi lukisan terkenal. Orang yang bisa disebut korup di era Nazi hanya Goring dan Himmler, mereka sering menjarah emas dan permata dari berbagai negara yang ditaklukan oleh Jerman ketika PD II, bukan dari Jerman sendiri.

 

7. Kemerdekaan Daerah Jajahan dari Negara-negara Eropa

Ini adalah sumbangan terbesar seorang Adolf Hitler bagi dunia. Perang Dunia II yang dasyat telah melemahkan semua negara di Eropa, termasuk negara-negara adikuasa yang banyak memiliki daerah jajahan diberbagai belahan dunia. Sebut saja Inggris, Prancis, Portugis, Belanda, dan Spanyol. Karena PD II, kontrol negara-negara penjajah ini mulai melemah terhadap semua wilayah jajahan. Maka satu persatu negara terjajah di Asia, Afrika, dan Amerika Latin mulai memerdekakan diri, termasuk INDONESIA yang juga turut menikmati moment ini. Maka saya percaya segala sesuatu bisa terjadi di dunia ini tentu sudah sesuai dengan kehendak-NYA.

 

 

HEIL HITLER!!!

 

Categories: ROH Part 18 | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: