VISI SEORANG WIRAUSAHA

Dalam kesempatan kali ini, saya ingin mengajak teman-teman sedikit menggunakan otak untuk membayangkan sesuatu yang menyenangkan. Coba bayangkan diri sedang berlibur di sebuah hotel bintang 5 yang mewah di suatu pantai tropis, dan Anda sedang menikmati pemandangan sunset yg indah, menikmati wine yg nikmat sambil membicarakan hal-hal romantis bersama pasangan Anda….

 

Hmm…bayangan yang sangat menyenangkan bukan?

Dan bayangan ini bisa Anda wujudkan dengan gampang, dan berulang-ulang, cukup sediakan UANG dan WAKTU.

 

Tapi uang dan waktu ini sering menjadi masalah bagi sebagian besar orang. Karena orang terjebak dalam pekerjaannya, bahkan ada yang tdk mendapatkan kerjaan dan menjadi pengangguran.

 

Sering mendengar atau baca berita ttg banyak lulusan sarjana menjadi pengangguran? Bayangkan saja, seorang sarjana sudah menuntut ilmu tinggi-tinggi dan memperoleh banyak pengetahuan masih saja bisa jadi pengangguran, apalagi yang sekolah pas-pasan. Tapi ironisnya…BANYAK LULUSAN SARJANA JUSTRU DIGAJI OLEH ORANG YG SEKOLAHNYA PAS-PASAN.

 

Sementara si lulusan sarjana bekerja keras, orang yg lulusan pas-pasan justru sedang menikmati liburan keluarga di hotel berbintang lima. Ironis memang….

 

Pengangguran memang suatu masalah sosial ekonomi, tapi bisa juga masalah karena psikologis. Pengangguran yang disebabkan masalah sosial ekonomi, biasanya disebabkan karena PHK massal akibat kemunduran ekonomi, juga bisa disebabkan banyaknya persaingan memasuki lapangan kerja sedangkan tenaga kerja kurang kompeten.

 

Namun, pada umumnya pengangguran terjadi karena masalah psikologis, yaitu KEMALASAN. Entah itu malas berpikir atau malas bekerja, yang jelas dikarenakan kemasalan. Maka banyak orang mengatakan “KEMISKINAN ADALAH DOSA. Orang tidak bisa menentukan dilahirkan di keluarga kaya atau miskin, tapi kabar baiknya orang bisa menentukan kelak mati dikeluarga kaya atau miskin”

 

Oke, itu sekilas tentang pengangguran, bukan itu yg mau saya bahas, melainkan mengenai Kewirausahaan.

Banyak orang didunia ini, bekerja untuk orang lain supaya mendapatkan kehidupan yang layak. Tiap hari melakukan rutinitas sebagaimana golongan pekerja, dan NYAMAN dengan lingkungan pekerjaan. Pelan-pelan merintis karir, dan sampai menjadi seorang pimpinan perusahaan.

 

Begitulah garis besar hidup seorang pekerja.

Menurut saya itu kehidupan yang bagus, dan memberikan banyak kontribusi buat orang lain. Namun, apakah Anda merasa PUAS??

 

Bagi yang menjawab puas, maka tidak perlu melanjutkan baca artikel ini lagi. Tapi bagi Anda yang merasa TIDAK PUAS, silahkan lanjutkan membaca.

 

Bagi yang merasa tidak puas, tentu menyadari satu hal tentang hidup sebagai seorang karyawan. Yaitu tenaga, waktu dan kebebasan Anda ditukarkan dengan uang bos Anda. Dan ironisnya bos memperoleh uang lebih banyak dari uang yang Anda terima dan dia sedang berlibur di hotel bintang lima sementara Anda bekerja. Teman-teman pembaca sekalian, ini adalah fakta yg pahit dan menyakitkan…

 

Anda tentu ingin keluar dari fakta yg menyakitkan ini dan ingin menjadi seorang pemilik usaha seperti bos Anda. Tapi tunggu dulu, untuk keluar dari fakta ini Anda harus mengetahui fakta-fakta lainnya juga sebelum mengambil keputusan keluar dari perusahaan.

1. Seorang pemilik usaha, dia menyadari TALENTA apa yang dia miliki dan dia tau cara menggunakan talenta itu untuk mencari nafkah. Mungkin juga dia menyadari tidak memiliki talenta sama sekali, tapi dia tau bagaimana dia mencari cara untuk menutupi kekurangannya. Yaitu mencari Anda🙂

 

2. Seorang pemilik usaha, dia mempunyai TANGGUNG JAWAB terhadap kemajuan usaha yang dimiliki. Segala keputusan dia akan mempengaruhi nasib perusahaan dan juga nasib Anda yg bekerja untuknya.

 

3. Seorang pemilik usaha, dia pandai mencari PELUANG untuk menghasilkan lebih banyak uang lagi untuk perusahaan. Dan dia butuh orang-orang yang bisa dipercayakan untuk mengelola peluang itu supaya menghasilkan, lagi-lagi Anda orangnya🙂

 

Anda lihat sendiri, 3 fakta tambahan saja sudah melibatkan Anda didalamnya. Jadi apa yang paling dibutuhkan seorang pemilik usaha? Yaitu ANDA

 

Nah…sekarang Anda sudah menyadari, betapa berharganya Anda bagi perusahaan dan bagi bos Anda. Sekarang apa lagi yang menghalangi Anda untuk menjadi seorang wirausaha? Anda tidak perlu menjawab, saya kasih tau saja…RESIKO.

 

Beda tipis antara Anda dan bos adalah KEBERANIAN MENGAMBIL RESIKO.

Anda memang tidak salah kalo membicarakan resiko, secara sosial kita semua diprogram untuk menghindari kesalahan dan bahkan menghindari resiko berbuat kesalahan. Bos Anda hanya selangkah maju didepan, dia berani ambil resiko untuk menyeberang jalan, sedangkan Anda merasa lebih aman bergerak bersama-sama orang lainnya yang seperti Anda.

 

Tapi coba pikirkan kembali, bos Anda cuma selangkah lebih maju, dan dia menjadi pemilik usaha dan membuka LAPANGAN KERJA bagi Anda dan teman-teman Anda. Luar biasa sekali bukan? Semakin banyak wirausahawan, maka akan semakin banyak membuka lapangan kerja bagi yang membutuhkan. Otomatis akan mengurangi pengangguran dan bisa membantu menggerakan perekonomian dan mengurangi masalah sosial.

 

Maka dari itu, saya terlebih dahulu mengajak Anda untuk membayangkan hal yang menyenangkan. Bayangan itu disebut sebagai IMPIAN. Saat ini mungkin hanya berupa impian, tapi suatu saat akan menjadi wujud. Bukankah segala sesuatu di sekeliling kita dulunya juga hanya berupa impian, dan sekarang sudah terwujud.

 

Hal lain yg berkenaan dengan impian adalah membidik impian kita tinggi-tinggi. Semakin tinggi impian, semakin bagus bagi Anda. Karena dengan demikian Anda akan terus meng-UPGRADE KEMAMPUAN DIRI sesuai impian Anda.

 

Seringkali dalam mencapai impian yang tinggi, kita mengalami banyak kegagalan dan menyebabkan patah semangat. Oleh karena itu dibutuhkan VISI. Anda harus bisa membayangkan dengan jelas dan detail, impian seperti apa yang ingin Anda wujudkan. Semakin jelas visi Anda, maka semakin besar pula harapan Anda akan mencapainya.

 

Satu hal yang luar biasa dari HARAPAN, yaitu harapan memiliki kekuatan yang besar dalam mewujudkan impian. Maka dari itu orang sering diajarkan “ORA ET LABORA”, yaitu berdoa dan bekerja. Karena berdoa memberikan harapan. Harapan bisa menyingkirkan pengalaman buruk ttg kegagalan.

 

Supaya harapan bisa selalu hidup dalam VISI seorang wirausahawan, maka dibutuhkan SENYUM. Hari yang dimulai dengan senyuman akan memperbesar harapan apapun. Sebab jika Anda selalu khawatir dan ketakutan, maka Anda bukan saja menutup pintu masa depan tapi juga kebahagiaan hari ini.Tentu Anda ingin menjalani hidup yang bahagia bukan, maka TERSENYUMLAH. Jangan khawatir akan resiko dan berbagai kegagalan, tapi khawatirlah akan peluang yg hilang apabila Anda tidak mencobanya.

 

Categories: Visi Seorang Wirausaha | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: