Wisata Pulau Dewata 2

PERJALANAN HARI KE-2

Pada hari kedua, aktivitas fokus ke daratan. Dengan kata lain lebih banyak jalan-jalan. Oleh karena itu kami harus menyiapkan energi dan stamina yang kuat di hari kedua ini.

Pagi hari jam 9 pagi, kami sudah dijemput Pak Bagus. Dan kami dibawa ke Denpasar, ke sebuah warung makan yang cukup terkenal di Denpasar yaitu Warung Wardhani.

01

Menu andalan dari warung ini adalah Nasi Campur. Menunya terdiri dari sate ayam, sate lilit (babi), kacang buncis, telur balado, dendeng sapi, udang goreng kering, hati ayam masak kecap, dan sambal goreng terasi. Menurut saya yang enak adalah dendeng sapinya yang asam, pedas, manis. Dendengnya diolah sampai garing, ketika digigit rasanya kriuk-kriuk. Sambalnya juga enak, nga begitu pedas tapi sangat menggoyang lidah.

02

Setelah kenyang sarapan, kami langsung beranjak ke daerah Bedugul, yang jaraknya 2 jam dari Denpasar. Objek wisata di tempat ini adalah PURA ULUN DANU. Pura ini merupakan pura yang ada pada gambar uang kertas 50.000. Dinamakan Ulun Danu karena Pura ini letaknya di pinggir Danau Bedugul. Dalam bahasa Bali, ULUN artinya ujung, sedangkan DANU artinya danau.

03

Di danau ini, terdapat permainan air sewa perahu boat untuk keliling danau, jetski, dan permainan parasailing. Tapi karena waktu itu cuaca sedang mendung maka kami tidak mencoba permainan. Dan rencana akan mencobanya di hari ketiga.

04

Dan dalam komplek Pura ini, ternyata terdapat sebuah monumen Buddha. Dan sekali lagi di Bali, agama Hindu dan Buddha selalu hidup berdampingan bagaikan saudara.

05

Setelah berkeliling komplek dan hunting foto di beberapa spot yang bagus. Kami bertolak menuju daerah Ubud. Kami rencana makan siang di Ubud, ada sebuah warung steak dan iga bakar yang terkenal yaitu Warung Nuri. Letak warung ini persis didepan Museum Seni Ubud. Warung ini sangat RAME, kami tiba di lokasi sekitar jam 3.30 sore. Seharusnya bukan jam makan, tapi kami harus ngantri kurang lebih 1 jam baru dapat jatah makan.

06

Kami memesan menu andalan warung ini yaitu IGA BABI BAKAR. Porsinya besar, kenyang juga setelah makan. Dagingnya empuk, dan bumbunya sangat meresap kedalam daging. Dominan rasanya manis dan asem. Sangat enak ketika dimakan dengan sambal special yang disediakan oleh warung ini.

07

Kemudian kami bertolak ke pusat kota Ubud, mengunjungi Pasar Tradisional Ubud yang menjual aneka produk kerajinan tangan Bali. Tapi karena sampai di lokasi sudah kesorean, banyak toko yang sudah tutup. Dan kami berencana untuk kembali lagi ke pasar ini di hari berikutnya.

Tempat jalan-jalan berikutnya kami kembali menuju Denpasar, tujuannya ke Supermarket Souvenir yang bernama Erlangga. Dalam supermarket ini dijual aneka macam cemilan khas Bali, aneka pakaian Bali, dan berbagai produk Bali lainnya, termasuk lulur Bali yang sangat terkenal itu.

08

Setelah berbelanja aneka oleh-oleh yang akan dibawa pulang ke Jakarta, kami bertolak ke daerah Kuta untuk jalan-jalan sekalian makan malam. Tempat makan yang kami pilih adalah Ryoshi Japanese Restaurant.

09

Menurut review beberapa orang yang membahas kuliner di Bali, Ryoshi merupakan The Best Japanese Restaurant in Bali. Keistimewaan restaurant ini adalah suasana interior yang sangat Japanese dan menyediakan daging yang segar. Tapi karena saya kurang gitu memahami citarasa masakan Jepang, jadi nga bisa memberikan review.

10

Dan makan malam di Ryoshi ini mengakhiri perjalanan pada hari ke-2.

 

Categories: Bali Island 2 | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: