UJUNG GENTENG, Mutiara di Pesisir Selatan Jawa Barat 2

UJUNG GENTENG: Mutiara di Pesisir Selatan Jawa Barat, Sukabumi

Bagian 2

Setelah menikmati keindahan Pantai Cibuaya dan sedikit “bermain” dengan ombak yang menghantam pinggiran pantai, kami kembali ke penginapan untuk membersihkan badan dan makan siang sambil menunggu air laut agak surut. Sebab ada objek wisata menarik lainnya setelah air laut surut. Tempat itu orang sebut dengan nama AKUARIUM ALAMI. Akuarium alami ini adalah ceruk-ceruk karang ditepi pantai yang bentuknya menyerupai tambak ikan, bersekat-sekat. Ketika air laut surut, ikan-ikan yang bersembunyi dikarang ikut terperangkap disini.

Sungguh pemandangan yang unik. Karena air laut yang bening, kita bisa melihat ikan-ikan sedang berenang, bahkan tidak jarang ada gurita dan bintang laut yang ikut terperangkap disini. Untuk foto ikan, saya tidak berhasil menangkap gambarnya karena ikan-ikan berenang dengan cepat. Tapi saya bisa menunjukan pemandangan menarik, sebuah foto Bintang Laut Ular yang bentuk tentakelnya memanjang seperti gurita.

Selain itu, akuarium alami ini juga ternyata menjadi habitat bagi Kepiting Keong. Banyak sekali yang bekumpul dibalik batu karang, ada yg cangkangnya menyerupai batu, dan ada pula yang berwarna-warni. Bagus sekali…tapi sangat disarankan untuk tidak menangkap dan membawa pulang. BIARKAN HEWAN LIAR TETAP HIDUP DI HABITAT ALAMNYA. Mereka mencari makan ganggang dan rumput laut yang hidup disekitar karang ini.

Setelah agak sorean, kami pergi ke tempat yang bernama MUARA CIPANARIKAN. Tempat ini sulit dijangkau jika menggunakan mobil, karena kita harus melewati tanah rawa dan hutan. Oleh karena itu kami menuju ke sana dengan menggunakan motor.

Tempat ini merupakan perbatasan Sungai Cipanarikan dengan laut lepas. Ada pemandangan yang sangat kontras, di satu sisi ada hutan yang hijau, tapi disisi lain adalah pantai berpasir yang gersang.

Sambil menunggu matahari terbenam, kami sedikit bermain dengan ombak yang GEDE di pantai ini. Sangat disarankan agar bermain disekitar pantai saja, karena ada resiko bisa terseret ombak bila bermain terlalu jauh.

Beberapa saat kemudian, matahari mulai terbenam. Sayangnya langit agak mendung, sehingga saya tidak mendapatkan foto sunset yang bagus. Tapi foto dibawah ini juga cukup lumayan untuk kenang-kenangan

Pada saat sore menjelang malam, ada satu atraksi wisata menarik lagi untuk disaksikan. Yaitu acara melepas TUKIK (anak penyu) ke lautan. Dan tengah malam, juga ada acara menyaksikan penyu dewasa naik ke daratan untuk bertelur. Seperti apa acara pelepasan tukik dan proses penyu bertelur? Akan saya ceritakan di bagian berikutnya.

Categories: Ujung Genteng 2 | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: