KOPI: Sejarah, Filosofi, Manfaat, dan Ragam

Suatu ketika, ada seorang gembala kambing sedang menggembalakan kawanan ternaknya di suatu padang rumput. Dia dan kawanan ternak itu sudah berjalan jauh dibawah terik matahari, sehingga kelelahan. Maka gembala itu mengistirahatkan ternaknya di suatu tempat.

 

Kambing-kambing tertarik dengan sebuah pohon yang buahnya ranum berbentuk seperti cherry. Kambing-kambing itu memakan buahnya, dan kemudian kambing itu menjadi segar kembali. Melihat kejadian itu si gembala juga mencoba mencicipi buah cherry itu dan ternyata rasanya asam dan pahit. Tapi sedikit mencicipi saja sudah membuat si gembala merasa segar kembali dan hilang rasa capeknya.

Dia mengumpulkan buah-buah itu dan membawa pulang ke desanya. Dia menyebut buah itu sebagai buah ajaib. Tapi seorang imam yg menjadi pemimpin di desa itu menolak buah itu karena rasanya yg pahit dan tidak enak, lalu dibuangnya ke dalam api.

 

Beberapa lama kemudian tempat pembakaran itu, mulai tercium aroma harum. Imam itu tertarik dengan aroma yang khas dari buah yg terbakar itu. Dia membersihkan biji kopi itu dengan air, dan aroma air itu turut menjadi wangi. Dan dia mencoba meminumnya, dan ternyata air itu memberikan khasiat pemulihan energi.

* * * * *

 

SEJARAH SINGKAT KOPI

Cerita diatas merupakan sebuah cerita dari Ethiopia, tempat yang menjadi asal muasal minuman kopi. Menurut penelusuran sejarah, cerita itu berasal dari abad ke-9. Dari Ethiopia, kopi kemudian tersebar ke Mesir dan Yaman, karena pada zaman itu merupakan pusat perdagangan. Dan kemudian masuk ke Eropa melalui Italia. Dan kemudian tersebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

 

Pada abad ke-15, kopi sempat diharamkan oleh beberapa kerajaan Islam yang konservatif. Karena menurut imam yang berkuasa pada saat itu, kopi mengandung zat yang memberikan efek penenang, seperti candu. Tapi kemudian, dilegalkan kembali ketika Sultan Selim dari Turki Ottoman berkuasa.

 

Di Amerika Latin, Venezuela, ada sebuah lagu terkenal yang menggambarkan kenikmatan dari minuman kopi. Lagu itu berjudul MOLIENDO CAFE, ditulis oleh Hugo Blanco pada tahun 1958. Lagu ini menjadi populer di tahun 1961, dan tersebar ke seluruh dunia dengan berbagai terjemahan. Di Jepang, dikenal dengan nama COFFEE RUMBA, dan di Indonesia lagu tsb diperkenalkan oleh Fahmi Sahab dengan nama KOPI DANGDUT.

Silahkan nikmati irama lagunya yang ceria di tautan ini:

http://www.youtube.com/watch?v=8eL3qp7e5RY (Moliendo Cafe)

http://www.youtube.com/watch?v=YGrSWOj7sxo (Kopi Dangdut)

 

Demikian sejarah singkat tentang kopi.

 

FILOSOFI KOPI

Setiap detik kehidupan manusia pasti ada hikmahnya. Demikian juga ketika kita menikmati secangkir kopi hangat di pagi hari. Dari secangkir kopi, kita bisa memetik banyak hikmah. Sebagian besar hikmah dari kopi adalah tentang kedewasaan seseorang.

Untuk menghasilkan kopi yang nikmat, harus berasal dari biji kopi yang matang. Kemudian biji kopi itu harus dikeringkan dan dipanaskan dengan suhu yang tinggi, baru bisa mengeluarkan minyak yg membuat biji kopi harum. Kemudian biji kopi itu digiling dan dihaluskan dan kemudian diseduh dengan air yang panas utk menghasilkan rasa dan aroma terbaik.

Proses ini, mengajarkan kita untuk mendewasakan diri (mempersiapkan diri dengan berbagai nutrisi pengetahuan dan keahlian). Kemudian kita akan menghadapi berbagai tantangan hidup yang susah, bahkan dihancurkan sampai jadi bubuk dan ditekan lagi dengan emosi yang membara. Ketika kita sudah melalui proses ini, kita akan menikmati kesuksesan hidup.

 

Untuk menikmati secangkir kopi, kita harus pelan-pelang memegang cangkirnya karena panas. Tapi jangan terlalu lemah juga karena akan tumpah. Kemudian kita menghirup aromanya yang harum, lalu baru disruput sedikit demi sedikit.

Secangkir kopi mengajarkan kita untuk menikmati setiap proses kehidupan. Orang sering kali terburu-buru karena ingin mencapai ambisinya dan melupakan orang sekitar dan hasil yang sudah diperoleh. Oleh karena itu kita harus bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki, kemudian baru lanjut lagi. Dan dalam menjalani hidup, kita harus meng-kalibrasi setiap tindakan kita, sesuaikan dengan keadaan. Keras dilawan keras tidak menyelesaikan masalah, bisa jadi keduanya hancur atau hanya salah satu yang bertahan.

 

Secangkir kopi yang sudah dingin, rasa dan aromanya tetap sama. Bisa dnikmati hingga tetes terakhir

Orang yang dewasa, tidak perduli bagaimana situasinya saat itu, dia selalu siap untuk dipakai dan berguna sampai napas berakhir.

 

MANFAAT KOPI

Sekilas baca cerita tentang sejarah kopi, kita sudah tau bahwa khasiat utama kopi adalah MEMULIHKAN STAMINA dan MENINGKATKAN KONSENTRASI. Efek ini dikarenakan kandungan RACUN KAFEIN dalam kopi. Dinamakan racun karena memang ada efek samping bila DIKONSUMSI BERLEBIHAN. Misalnya efek kecanduan (ketergantungan), tekanan darah tinggi, bahkan keguguran janin. Selain efek samping dari kafein, biji kopi juga mengandung KADAR ASAM yang tinggi, sehingga kopi bisa menyebabkan gangguan pencernaan bagi yang punya masalah lambung, tapi masalah ini bisa diakali dengan minum kopi setelah makan atau kopi dicampur dengan susu murni.

 

Tapi dibalik efek sampingnya yang berbahaya, ternyata kopi juga sangat berkhasiat bagi kesehatan bila DIKONSUMSI SEDIKIT saja tiap harinya. Ukuran sedikit yang saya maksudkan disini 2-3 cangkir kopi perhari, tidak lebih.

 

Dari studi terhadap minuman kopi, berikut ini beberapa khasiat dari kopi selain dua khasiat utama diatas.

1. Menghilangkan bau mulut tak sedap dan melindungi gigi, krn kopi mengandung anti-oksidan yang bisa membunuh kuman pada mulut.

2. Memberikan mood yang baik dan membantu tidur nyenyak. Kafein pada kopi bisa memicu otak memproduksi hormon endorphin yang membuat orang merasa nyaman.

3. Mecegah penyakit saraf dan mengatasi sakit kepala/migrain. Kafein pada kopi memicu jantung berdetak lebih kencang dan memperlancar aliran darah.

4. Mencegah diabetes. Ada kandungan magnesium, senyawa lignan, dan asam chlorogenic (google sendiri artinya) yang bisa memperlambat pelepasan gula ke dalam darah.

5. Mencegah kankar. Kopi merupakan tanaman jenis berry, saudara dari blueberry, strawberry, blackberry, tomat, dan berry lainnya. Dan semua keluarga berry mengandung antioksidan yang tinggi, kecuali blackberry yg berupa gadget.

6. Meningkatkan kecerdasan pada anak. Efek kafein pada kopi ternyata berpengaruh juga bagi perkembangan kecerdasan pada anak, hal ini sudah ada studinya di Brazil dengan memberi secangkir kopi setiap pagi pada anak. Tapi dengan catatan KOPI RENDAH KAFEIN.

 

Selain manfaat-manfaat diatas, kafein sendiri juga sangat membantu merilekskan otot dan memulihkan stamina bagi yang sedang gym. Dan sebagai catatan tambahan, manfaat diatas BUKAN UTK YANG KECANDUAN KOPI dan manfaat ini hanya diperoleh jika MINUM KOPI TANPA GULA.

 

MACAM-MACAM KOPI

Di dunia ini, secara umum dikenal dua macam kopi yaitu Arabica dan Robusta. Masing-masing kopi memiliki karakteristik tersendiri.

Kopi Arabica

Sebagian besar kopi yang kita minum, merupakan kopi tipe ini. Karena kopi Arabica memiliki aroma dan rasa yang paling nikmat. Disebut dengan nama Arabica karena pertama kali dibudidayakan di Semenanjung Arab, setelah keluar dari Ethiopia, di Yaman lebih tepatnya.

Kopi ini hanya tumbuh di daerah beriklim tropis dan sub tropis, dan hanya tumbuh di daerah pegunungan. Kopi ini sangat rentan terhadap serangan hama, dan karena produksi terbatas sedangkan permintaan pasar banyak. maka menyebabkan harga biji kopi arabica lebih mahal.

 

Kopi Robusta

Nama Robusta diambil dari jenis tanaman kopi. Jenis kopi ini gampang ditemukan dimana-mana, dan juga sangat jarang diserang hama. Oleh karena itu persediaan kopi ini sangat melimpah, namun jarang sekali dijual dipasaran karena harganya yang murah.

Kopi Robusta ini, rasanya lebih pahit dan lebih asam, dan hanya digunakan untuk campuran untuk membuat kopi instant yang harganya murah. Jadi jangan heran kalo orang yg sakit maag bisa langsung kambuh kalo minum kopi instant karena hampir semua kopi instant menggunakan campuran kopi ini.

 

Kopi Luwak

Ini merupakan kopi paling unik di dunia, dengan proses yang sangat unik. Sejarahnya begini…

Pada era kolonial Belanda di Indonesia (th 1830-1870), ada kebijakan tanam paksa. Kopi merupakan komoditas yang mahal di Eropa, dan petani lokal dilarang untuk memetik kopi untuk diri sendiri, tapi mereka sudah mendengar ttg kenikmatan kopi.

Kemudian secara tidak sengaja, petani lokal melihat ada kotoran musang, atau luwak, yang ada biji kopinya. Karena didorong oleh rasa penasaran, maka petani memungut kotoran luwak dan membersihkan biji kopi dengan kotoran. Dijemur sampai kering, dan kemudian dipanggang, ditumbuk jadi halus dan diseduh dengan air panas. Sama seperti proses membuat minuman kopi seperti biasa. Dan kemudian ini menjadi cara petani lokal menikmati kopi.

Secara tidak sengaja, seorang juragan kebun kopi mencium aroma kopi yang berbeda dari pemukiman petani lokal. Aromanya lebih harum, dan dia menuduh petani itu mencuri kopinya. Tapi petani itu bisa menjelaskan asal kopinya, dan juragan itu menjadi jijik pada awalnya. Tapi karena terpesona oleh keharuman kopi tsb, dia menjadi penasaran, dan mencoba mencicipinya, dan ternyata…rasanya tidak pahit dan tidak asam seperti kopi di perkebunannya.

Dan sejak saat itu, kopi luwak ini menjadi minuman favorit orang-orang Belanda pada zaman kolonial dan harganya sangat mahal karena proses produksi yang unik, dan jumlahnya terbatas.Kopi luwak memang dikenal sebagai kopi yang rendah kafein dan rendah kandungan asam. Oleh sebab itu aman dikonsumsi setiap hari dan aman bagi anak-anak maupun orang yang punya masalah lambung dan tekanan darah tinggi.

Kebetulan saya pernah mencoba kopi luwak, merk JAVAMOS, teman saya yang punya pabriknya. Kopi luwak JAVAMOS ini berasal dari Sumatera. Awalnya saya cukup skeptis dengan kopi luwak, karena menurut saya kenikmatan kopi luwak hanya sekedar trik marketing saja.

Maka, saya mencoba membeli kopi luwak dalam kemasan sachet dengan teman. Saya buka sachetnya, tuang ke dalam gelas dan saya seduh dengan air panas yang baru mendidih. Lalu saya aduk sebentar, lalu tutup gelas itu selama 5 menit.

Setelah 5 menit, saya buka tutupnya dan mencoba membaui aroma kopi. Aromanya sama saja dengan kopi Arabica lainnya. Saya angkat gelas dan mendekatkan ke bibir…*sluuurp* suara tegukan pertama. Dan ternyata….memang sedikit berbeda dengan kopi lain.

 

Jika kopi lain rasanya pahit, maka kopi luwak ini rasanya tidak pahit.

Jika kopi lain rasanya agak asam dan nempel ke gigi, maka kopi luwak ini tidak terlalu asam bagi lambung saya dan rasa asamnya tidak nempel ke gigi. Karena kopi luwak JAVAMOS ini jenis arabica, memang masih ada sedikit asam.

Jika kopi lain setelah minum rasanya jantung berdebar, maka kopi luwak ini tidak ada efek demikian.

 

Jadi, kesimpulan saya…yang membuat kopi luwak diminati oleh banyak pecinta kopi, adalah karena kopi luwak menawarkan kenikmatan kopi seperti pada umumnya, tapi menghilangkan unsur pahit dan tingkat keasaman dalam kopi.

 

Setelah saya cari informasinya, demikian data yang saya dapat:

Unsur pahit hilang karena luwak punya instring memilih biji kopi yang paling matang untuk dimakan.

Unsur asam dan kafein hilang karena biji kopi sudah mengalami proses pencernaan dalam lambung luwak.

 

Jika Anda penasaran dengan kenikmatan dan aroma kopi luwak, silahkan cicipi secangkir di kafe yang menyediakan. Atau seduh sendiri, dengan membeli yang sachet kecil. Bagi yang terbiasa membeli kopi instant biasa, tentu akan merasa mahal untuk harga pasaran kopi luwak ini.

Tapi dlm dunia kuliner, harga adalah relatif. Jika Anda merasa mahal dengan kenikmatan suatu kuliner, berarti anda belum masuk ke kelas tsb ^^v

Categories: Kopi dan Asal Usulnya | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: