Kesuksesan POKEMON GO Merupakan Hasil Perjuangan 20 Tahun

John_hanke

Pada awal bulan Juli 2016, dunia dihebohkan oleh trend permainan POKEMON GO. Sebuah permainan online yang melibatkan pemain di seluruh dunia dan menggunakan peta jalan di seluruh dunia untuk mencari Pokemon (referensi mengenai Pokemon silahkan di google sendiri). Permainan ini menggabungkan aktivitas di dunia virtual dengan aktivitas di dunia nyata, dengan cara membuat sebuah game yang terintegrasi dengan GPS Google Maps. Sebuah inovasi baru di dunia permainan online.

Dalam seminggu launching, Pokemon Go telah di download lebih dari 10 juta user. Dan waktu yang dipergunakan untuk bermain lebih tinggi daripada rata-rata orang menggunakan Facebook, Instagram, Snapchat, maupun Whatsapp Messenger. Sebuah rekor baru di dunia aplikasi online. Sejak Pokemon Go diluncurkan, saham perusahaan Nintendo (pemilik brand game Pokemon) sudah meningkat sebanyak USD 12 juta. Dan game Pokemon Go sendiri, menghasilkan pendapatan USD 2 juta / hari dari pembelian item dalam game, dan angka ini masih terus meningkat seiring dengan makin banyaknya pemain baru di Pokemon Go.

Sang MAESTRO dibalik Pokemon Go bernama JOHN HANKE.

Dalam menghasilkan kesuksesan Pokemon Go, ternyata John sudah merintis pengalamannya selama 20 tahun di bidang permainan online. Dia mengibaratkan pengalaman 20 tahun itu seperti melakukan level-up dalam permainan game online.

LEVEL 1 – John memulai karirnya dengan membuat game “MERIDIAN 59” di tahun 1996. Game ini merupakan game online multiplayer pertama di dunia. Kemudian game ini dijual ke perusahaan 3DO (generasi pemain game komputer di era 2000 pasti pernah mendengar perusahaan ini). Kemudian John memutuskan untuk melakukan LEVEL-UP : memetakan dunia.

LEVEL 2 – Tahun 2000, John mendirikan perusahaan KEYHOLE. Sebuah perusahaan pemetaan wilayah dari udara secara 3D. Pemetaan ini juga terhubung secara online menggunakan GPS. Kemudian perusahaan KEYHOLE diakuisisi oleh Google pada tahun 2004, dan aplikasinya kemudian dikenal sekarang sebagai GOOGLE EARTH. Kemudian John memutuskan untuk melakukan LEVEL-UP : membuat game yang berbasis GPS.

LEVEL 3 – Dari tahun 2004 – 2010, John memimpin sekelompok orang dari Google yang bertugas memetakan Bumi dan jalanan. Hasil karya tim ini sekarang dikenal dengan nama GOOGLE MAPS dan GOOGLE STREET VIEW. Tim yang dibentuk ini yang kemudian menjadi cikal bakal dari tim inti Pokemon Go.

LEVEL 4 – John kemudian mendirikan NIANTIC LABS, sebuah perusahaan pembuat game yang disponsori oleh Google, untuk membuat game yang berbasis GPS. Niantic sendiri merupakan nama dari kapal penangkap ikan paus yang terdampar ke Pantai Barat di Amerika Serikat. Para awaknya kemudian membangun pemukiman dari puing-puing kapal, dan seiring waktu ternyata banyak kapal lain juga ikut terdampar. Dan pemukiman itu kemudian berkembang menjadi kota San Francisco sekarang.

Dan setelah 2 tahun melakukan develop game, pada tahun 2012 jadi juga sebuah game online multiplayer yang berbasis GPS dan peta di dunia nyata. Diberi nama “INGRESS”. Sampai pada tahapan ini, cita-cita awal John Hanke sudah terwujudkan. Visinya itu untuk menambahkan kemampuan sebuah ponsel menjadi sebuah mesin petualangan yang seru di dunia nyata, dengan berbasiskan game.

LEVEL 5 – Pada tahun 2014, Google dan perusahaan Pokemon bekerjasama untuk mengadakan “Perburuan Pokemon” dengan menggunakan Google Maps. Event ini sebenarnya hanya untuk permainan April Mop saja, tapi kemudian John berpikir ada bagusnya juga dikembangkan menjadi permainan sesungguhnya dengan menggunakan teknologi Ingress.

Dalam permainan Ingress, ada yang disebut sebagai Meeting Point. Yaitu lokasi yang diajukan oleh player sebagai tempat pertemuan, dan nyaman untuk bermain game. Meeting Point ini kemudian diadopsi oleh Pokemon Go dan menjadi PokemonStop, yaitu tempat untuk melakukan check point mengumpulkan pokeball dan item lainnya secara gratis. Player harus mengelilingi PokemonStop yang berbeda-beda untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya. Dan PokemonStop ini tersebar di berbagai tempat seluruh dunia, bahkan ada juga di Kutub Utara dan Kutub Selatan, tergantung dari tim Google dan player yang mengajukan.

Dan akhirnya 06 July 2016, game Pokemon Go resmi di launching. Dan kemudian menjadi trend diberbagai media. Kesuksesan Pokemon Go dalam semalam, dirintis John Hanke dalam kurun waktu 20 tahun. Dia hanya memiliki sebuah VISI BESAR, yaitu membuat game yang melibatkan pemain seluruh dunia dengan peta dunia nyata, tapi dia tidak tau seperti apa bentuk visi itu akan berwujud di kemudian hari. Sama seperti Niantic yang terdampar di Pantai Barat Amerika Serikat, bermula dari pemukiman sederhana kemudian berwujud menjadi kota San Francisco sekarang.

John Hanke hanya fokus mengerjakan yang ada sekarang, tujuannya untuk LEVEL UP. Dia mengumpulkan team, mengumpulkan pengalaman, mengumpulkan perlengkapan, dan mengumpulkan akses-akses. Semua itu berguna untuk level berikutnya dan masih banyak level-level yang harus diselesaikan.

Categories: 07 - Kota Roma Tidak Dibangun Dari Semalam | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: